Beberapa saat yang lalu, aku yang notabene-nya seorang facebook-er sejati menemukan sebuah status yang bagus dari seorang teman *cewek, begini bunyinya :
"dan pada akhirnya aku harus memilih,,
tidak, tidak ada sama sekali yang salah pada sebuah pilihan
tapi sesudahnya, yang harus kita hadapi saat pilihan dijalani menuntut sebuah tanggung jawab..." H.A
dan tadi malam, ya tadi malam! ketika aku berkesempatan ngobrol dengan seorang kakak, iseng-iseng bertanya
aku : kak, tau gak kalo kak "A" punya akun FB?? (kak "A" mantan kakak yang sedang aku ajak ngobrol)
kakak : tau
aku : trus kakak add dia gak? atau kakak di-add gak ma dia??
kakak : hmm..saya menolak untuk berteman di facebook
aku : lho? kok gitu...bukankah itu menandakan kakak masih menyimpan kepahitan atau semacamnya ke dia?
kakak : owh tidak dunkz.. kan kami sudah menyelesaikan masalah kami baik2.. jauh sebelum dia punya akun FB. nah sekarang ini kan dia sudah punya kehidupannya sendiri, kakak juga gitu.. jadi haknya kakak dunkz mau berteman dengan siapa, tidak berteman di FB kan bukan berarti kami sedang ada masalah.. ini juga masalah memilih.. kakak memilih untuk tidak berteman di FB, itu saja.
aku : oke kak, berarti jika aku punya masa lalu, dan aku tidak mau masa lalu itu terus mengikuti aku, aku boleh memilih dunk untuk meninggalkannya, terlepas apa kata orang?? karena itu sudah jadi pilihanku??
kakak : YUP!
hmm... dan aku sudah menentukan pilihanku
dan ada tanggung jawab yang akan aku jalani :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar