Ada seorang pria yang buta huruf bekerja sebagai penjaga sekolah. Sudah kurang lebih 20 tahun dia bekerja di sana.
Suati hari kepala sekolah itu digantikan dan menerapkan peraturan baru. Semua pekerja harus bisa membaca & menulis, maka penjaga yang buta huruf itu terpaksa tidak bisa bekerja lagi.
Awalnya dia sangat sedih, sampai dia tidak berani langsung pulang ke rumah untuk memberitahu istrinya. Dia berjalan pelan menyusuri jalanan. Sampai tiba-tiba muncullah ide untuk membuka kios di jalanan tersebut. Tidak disangka usahanya sukses, dari satu kios sampai menjadi beberapa kios. Kini dia jadi seorang pengusaha yang sukses dan kaya.
Suatu hari, dia pergi ke bank untuk membuka rekening, namun karena buta huruf dia tidak bisa mengisi formulir, kemudian karyawan bank yang membantunya berkata:
"Wah, Bapak buta huruf saja bisa punya uang sebanyak ini, apalagi kalu bisa membaca dan menulis, pasti lebih kaya lagi"
Dengan tersenyum Bapak itu menjawab: "Kalau saya bisa membaca dan menulis, saya pasti masih jadi penjaga sekolah"
...........
Apa yang merupakan musibah, bisa saja menjadi berkat. Berkat tidak selalu berupa emas, intan permata atau uang banyak, bukan pula saat kita tinggal di rumah mewah dan pergi kemana-mana dengan mengendarai mobil keluaran terbaru, namun berkat adalah saat kita kuat dalam keadaan putus asa, mampu tetap bersyukur ketika tidak punya apa-apa. Mampu tersenyum saat diremehkan, mampu tetap taat walau hidup terasa berat.
Lakukan bagian kita secara maksimal, biarlah TUHAN melakukan bagian-Nya. Sekalipun seolah-olah tiada pertolongan jalan keluar, mengalirlah seperti air mengalir, jangan berontak menyalahkan Tuhan, karena manusia hanya mengetahui apa yang di depan mata, tetapi Tuhan mengetahui jauh ke depan tentang rencana yang indah bagi mereka yang mengasihi Dia.
Tuhan memberkati. ^_^